Sejarah Desa Karanggeger
" Asal-Usul
Sejarah Desa Ketompen di Pajarakan, Probolinggo, erat kaitannya dengan peninggalan Kerajaan Majapahit, terutama lawatan Raja Hayam Wuruk sekitar tahun 1359 Masehi, yang dibuktikan dengan penemuan situs budaya berupa batu relief candi kecil (Candi Kentrong) sebagai petunjuk sejarah, menjadikannya tempat penting bersejarah di wilayah tersebut. Poin-Poin Penting Sejarah Desa Ketompen: • Kunjungan Hayam Wuruk: Dipercaya Raja Majapahit, Hayam Wuruk, mengunjungi Desa Ketompen pada tahun 1359 Masehi, sembilan tahun setelah dinobatkan sebagai raja. • Situs Budaya Candi Kentrong: Penemuan situs budaya berupa batu relief candi menjadi bukti autentik lawatan tersebut, mengindikasikan adanya candi kecil atau sisa-sisa peninggalan candi di sana. • Keterkaitan dengan Majapahit: Situs ini menunjukkan bahwa Ketompen sudah menjadi wilayah yang dikunjungi tokoh penting dari Majapahit pada masa kejayaannya, seiring dengan peran besar Gajah Mada. • Lokasi Strategis: Desa Ketompen terletak sekitar 5,4 kilometer dari Kota Kraksaan, memberikan gambaran geografisnya. Secara keseluruhan, sejarah Desa Ketompen kaya akan nilai historis, terutama dari era Kerajaan Majapahit, dengan situs arkeologis yang menjadi saksi bisu kejayaan masa lalu.